Postingan

Menampilkan postingan dengan label Love

Bila Ahok Jadi Mendagri, 'Tikus' di Indonesia Bakal ‘Mampus

Ahok itu pelit. Hal ini sangat jelas dan tidak terbantahkan. Lihat saja duit APBD DKI yang puluhan Trilyun, mana mau Ahok membagikannya kepada siapapun. Semuanya demi wakyat DKI saja, tikus berdasi cuman gigit jari. Itu baru saat menjadi Gubernur DKI, cakupannya hanya di Jakarta. Kalau sudah jadi menteri, maka cakupannya adalah seluruh Indonesia. Nah, kementrian yang paling cocok bagi Ahok adalah Kementrian Dalam Negeri karena secara teknis dirinya akan menjadi ‘bos’ dari seluruh kepala daerah di Indonesia. ‘Mampus’ adalah kata paling tepat bagi para oknum kepala daerah yang sudah biasa nyolong. Sudah berapa puluh kali kita mendengar ada berita kepala daerah yang ditangkap KPK setiap tahun. Takut sepertinya tidak ada dalam kasus koruptor. Coba kalau Ahok yang menjadi Mendagri, bisa bolong kertas anggaran dipelototi. Mau korupsi pun tidak bisa. Mengapa Kemendagri? Kenapa tidak Kementrian Keuangan yang kerjanya mengurus keuangan, toh Ahok itu teliti sekali soal duit. Kementrian Keuangan ...

"Takut telat karena macet.. PRESIDEN Jokowi naik ojek.. MENTERI Susi naik motor pengawal... CAGUB Anies pakai Helikopter..."

Gambar
Anies Baswedan membuat sensasi yang sepertinya cukup menghebohkan jagat Indonesia karena menggunakan helikopter hanya untuk sekedar bertemu dengan Ahok. Sontak saja, netizen yang mengetahui akan hal ini pun banyak mengeluarkan pendapat miringnya kepada Anies Baswedan. Kebanyakkan dari mereka menyayangkan apa yang dilakukan oleh Anies. Terlebih lagi Anies memang belum resmi menjabat sebagai Gubernur. Mayoritas dari para netizen mempertanyakan bagaimana nanti bila sudah menjadi seorang Gubernur. Apalagi saat mengetahui alasan dari Anies Baswedan yang menjelaskan kalau terpaksa menggunakan helikopter karena ingin tidak terlambat saat temui Ahok. Anies menjelaskan kalau saat itu, Ahok harus menghadiri persidangan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan olehnya sehingga Anies harus datang tepat waktu. Berikut adalah penjelasan Anies seperti disalin ItuSalah.com dari laman Detik: Saya menghormati waktu yang disediakan oleh Pak Basuki yaitu jam 7.45 di Balai Kota padahal saya ada kegiatan...

Bapak Presiden Jadikan Ahok Menteri Dalam Negeri, Agar Gubernur Baru Dapat Diawasi

Pilgub DKI Jakarta telah selesai. Tanggal 19 April lalu hampir semua warga Jakarta telah memberikan hak suaranya. Walau pun masih banyak warga Jakarta yang memilih Golput itu tidak menghalangi pasangan Anies-Sandi untuk menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk lima tahun ke depan. Para pendukung Ahok boleh sedih, tetapi Tuhan sudah berkehendak lain, jadi relakanlah. Mungkin Ahok tidak terpilih menjadi Gubernur untuk yang kedua kalinya karena Tuhan telah merencanakan jabatan yang lain yang lebih cocok untuk Basuki Tjahaja Purnama. Selain Pilgub DKI yang telah selesai, sidang ke-20 Ahok sebagai terdakwa penistaan agama juga sudah digelar kemarin, Kamis (20/04/19). Pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga sudah kita dengar. Ahok dituntut hukuman 1 tahun dengan masa percobaan selama 2 tahun. Itu artinya selama dua tahun Ahok tidak melakukan tindakan pidana, maka Ahok tidak perlu ditahan. Tetapi jika selama jangka waktu dua tahun setelah ditetapkan oleh vonis hakim, J...

Hanya Orang Malas Yang Tidak Mau Membagikan Info Penting Ini, Mengerikan..!! Inilah Akibatnya Jika Kamu Tidak Mencuci Pakaian Dalam (Br4) Yang Baru Anda Beli...

Jangan sampai pernah apa yang dihadapi oleh Susan McKinley, seorang antroplogis di Amerika, menerpa anda juga. Susan melakukan ekspedisi selama sepekan serta ia tidak membawa cukup bekal pakaian dalam terutama Br4, kemudian ia membelinya untuk persediaan selama sepekan. Selama melakukan ekspedisi ia ganti berapakah kali baju dalamnya yang semuanya masih tetap baru. Di hari keempat ia alami ru4m merah di   samping kirinya. Ia kira ru4m ini akan hilang seiring berjalannya waktu. Sesudah pulang dari ekspedisinya, ia menjumpai dokter karena sudah ada rasa sakit di p4yud4*ranya. Dokter tidak paham penyakit apa yang dideritanya. Dokter memberikannya antibiotik serta cream khusus. Setelah saat berselang, rasa sakitnya tidak hilang. P4yuda*r4nya semakin pan4s serta mulai   Ia memutuskan untuk memb4lut pend4r4han ini, namun rasa sakitnya jadi lebih. Berselang 24 jam ia juga mulai mencari dokter­ dokter terbaik. Salah satunya Dr Lynch, seorang dokter pakar dermatologis. Sang dokter juga tak dapa...

"Kalah, Nama Ahok justru Mendunia... The Australian: "Ahok Gubernur Terbaik yang pernah Memimpin Jakarta"

Ajang Pilkada DKI Jakarta ternyata tidak hanya menjadi sorotan media dalam negeri saja namun juga di seluruh dunia. Bahkan beberapa media asing sudah memberitakan soal kehebohan Pilkada DKI Jakarta antara Ahok-Djarot melawan Anies-Sandi. Hasil quick count telah menyatakan bahwa Anies-Sandi telah resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur baru untuk Ibu Kota DKI Jakarta. Ahok Gubernur Terbaik Jakarta Walau memang Anies-Sandi memenangkan ajang Pilkada ini lewat hasil quick count dengan perolehan suara di atas 50 persen, namun nama Ahok malah mendunia. Salah satunya yaitu media asing dari Australia yang bernama The Australian menyatakan bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disebut sebagai Ahok adalah "Gubernur Terbaik" yang pernah memimpin Ibu Kota DKI Jakarta. Padahal, seperti yang diketahui bahwa Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta hanya sekitar dua setengah tahun saja. Ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta setelah Joko Widodo yang kala itu ikut ajang Pilpres ...

Strategi Jitu Ahok supaya Uang Rakyat tak bisa dimainkan Anies-Sandi... APBD pun disulap begini...

Ahok yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta turut menerima Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta pagi ini. Setelah pertemuan tertutup itu dilangsungkan di ruang tamu Balai Kota, Ahok pun menjelaskan tentang apa yang didiskusikan dengan Anies. Penyusunan APBD DKI Ahok menjelaskan bila mereka berbicara mengenai penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ibu Kota DKI Jakarta. Ahok mengatakan bahwa dirinya mengajak Anies beserta dengan tim anggarannya supaya bisa turut mengetahui proses penyusunan anggaran tersebut. "Saya sampaikan pada Pak Anies, ini kan APBD Perubahan saya yang susun, tentu kita mesti duduk bareng. Ini mesti disampaikan ke partai pendukungnya jangan sampai nanti deadlock," terang Ahok seperti disalin ItuSalah.com di Balai Kota DKI Jakarta. Ahok mengharapkan untuk DPRD DKI Jakarta juga turut mendukung proses penyusunan APBD DKI Jakarta nanti. Ia mewanti-wanti agar jangan sampai ada muncul pokir-pokir yang bukan diperuntukan un...

"Kapok...! Pengusir Djarot dari Masjid kemarin harus berhadapan sama Presiden Jokowi..."

PRESIDEN Joko Widodo angkat bicara soal insiden pengusiran terhadap calon Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat di Masjid Al Atiq, Tebet, Jakarta Selatan, seusai salat Jumat kemarin. Jokowi mengajak warga lebih bisa saling menghormati satu sama lain. "Saya mengajak kita semua saling menghargai, antar saudara-saudara kita. Itu yang paling penting," kata Jokowi seusai meresmikan Masjid Raya Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu (15/4). Jokowi mengingatkan, Indonesia merupakan negara yang penduduknya majemuk. Indonesia juga beragam suku, agama, maupun budaya. "Negara yang plural," tegas Jokowi. Pengusiran terhadap Djarot terjadi di Masjid Al Atiq, Tebet, Jakarta Selatan. Djarot menjalankan ibadah salat Jumat di masjid itu pada 14 April. Mulanya tak ada masalah. Saat baru tiba, jemaah menyambut hangat kedatangan Djarot. Beberapa malah mengajak bersalaman dan foto bersama. Mengetahui kehadiran Djarot, takmir masjid mengeluarkan seruan. Setelah membaca laporan keuangan, takmir ...

"Buset... Siswa SD Bengkayang minta Tas ke Jokowi.. Tapi justru ini yang diantar Ajudan Jokowi.."

Bantuan perlengkapan sekolah dari Presiden Joko Widodo telah diterima oleh siswa SDN 04 Sungkung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Ada 135 paket yang dibagikan Jokowi untuk para siswa di sekolah yang berada wilayah perbatasan RI-Malaysia tersebut. Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, bantuan tersebut tiba di SDN 04 Sungkung pada Senin (10/4/2017). Bantuan tersebut dibawa dan diserahkan langsung oleh tim khusus yang diutus Jokowi. Tim tersebut sebenarnya telah tiba di Provinsi Kalimantan Barat pada 6 April 2017. Namun, tim harus menempuh perjalanan beberapa hari untuk sampai ke tempat tujuan. "Melalui tim yang diutusnya tersebut, sejumlah paket bantuan telah disiapkan. Selain tas sekolah sebagaimana yang diminta oleh empat pelajar SD sebelumnya, Presiden juga menyiapkan bantuan lain," kata Bey, Rabu (12/4/2017). Bantuan lain yang dimaksud Bey yakni, tiap sisa mendapatkan buku tulis sebanyak 10 buah, pulpen, pensil, penghap...